Ad image

MBG Kasus Diare di Tambelangan Hanya Dapat Teguran Lisan, Tidak ada Tindakan Tegas

Redaksi Sigap88.news
333 Views
3 Min Read

Sampang, sigap88news.com – Beberapa hari yang lalu, siswa SDN Karang Anyar 1, Kecamatan Tambelangan, dihebohkan dengan sakit perut dan Diare, setelah Makan Bergizi Gratis (MBG), hanya mendapatkan Teguran lisan, tidak dilakukan tindakan tegas, seolah bukan kejadian luar biasa.

Saat media sigap88news.com, mengkonfirmasi kepada Camat Tambelangan Syamsul Bahri, mengatakan, setelah kejadian tersebut, Dandim 0828 dan Forkopimcam Tambelangan langsung sidak ke empat Dapur MBG, dan bagi yang dapur yang menimpa siswa sakit perut dan diare ditegur agar tidak mengulangi.

“  Hari Jumat 4 Dapur sdh dipanggil Dandim, Forkopimcam tadi jam 06.00 sudah sidak ke 4 dapur untuk di cek pelaksanaan operasionalnya harapannya tidak terulang lagi kejadian yang tidak diinginkan “ tiru pesan Whatsapp hasil konfirmasi kepada Camat Tambelangan.

Dari masalah tersebut, mendapatkan tanggapan keras dari salah satu aktivis Kabupaten Sampang Mas Safi, jangan jadikan siswa sebagai uji coba, menurutnya harus dikaji betul, kandungan – kandungan makanan yang disuguhkan, pada sejatinya Presiden Prabowo berharap semua anak di Indonesia menikmati makan bergizi bukan makan, makanan yang mengandung penyakit.

“ Ingat anak – anak jangan dijadikan kelinci percobaan, bertindak setelah ada kejadian, coba kalo menimpa anak kita sendiri bagaimana perasaan kita, maka diteliti dulu makanan yang akan diberikan, jika perlu diuji terlebih dahulu “ ucapnya.

Disamping itu, bagai Dapur penyedia MBG ini harus dilakukan tindakan tegas, jangan hanya teguran, karena sudah ada korban, apa lagi menimpa anak usia sekolah Dasar.

“ Banyak hal yang harus dilakukan tidak hanya teguran, tetapi ambil tindakan tegas, dan harus ada pengawasan yang lebih ketat, jangan sampai kasus serupa kembali terjadi, apakah harus ada korban kedua kali baru ada tindakan tegas ? Atau menunggu ada korban meninggal gegara MBG ? “ tegasnya.

Maka dia meminta, seluruh yang terlibat dalam pengawasan Dapur MBG ini betul – betul terjun dan teliti, karena hal tersebut masuk kedalam perut, jika hanya muncul penyakit langsung dapat diobati, tetapi yang tidak langsung muncul bisa mengidap penyakit, malah kata dia lebih berbahaya.

“ Mungkin hemat saya, bagi yang penyakitnya langsung muncul setelah Makan Bergizi Gratis, bisa dilakukan tindakan medis, tetapi yang menjadi racun dalam tubuh tidak langsung muncul, maka jauh lebih berbahaya lagi, maka keinginan Presiden Prabowo agar anak – anak indonesia makan bergizi agar tubuh kebal penyakit dan cerdas, dapat dipastikan sebaliknya alias menciptakan anak yang berpenyakitan “ tutupnya. (red)

Share This Article