Banyuwangi, sigap88news – Inisiatif yang sangat bagus dan patut dicontoh dari warga Kampung Rengit, Dusun Krajan Baru. Menjelang bulan Ramadan, memang biasanya aktivitas masyarakat berubah, dan menjaga kekhusyukan ibadah tentu dimulai dari rasa aman di lingkungan sendiri.

Peningkatan keamanan di RT 001 RW 005 Desa Wonosobo ini bukan sekadar rutinitas, tapi juga bentuk solidaritas antar tetangga. Agar kegiatan poskamling lebih efektif dan tetap seru, mungkin beberapa poin berikut bisa menjadi perhatian warga.
Selain untuk keamanan, kumpul-kumpul di poskamling RT 001 RW 005 ini juga punya dampak positif,menjadi ajang ngobrol santai antar warga yang mungkin jarang bertemu di siang hari karena kesibukan kerja.

“Luar biasa sekali kerukunan di Kampung Rengit ini! Keberadaan poskamling yang tepat di depan Masjid Al Haromain menjadikannya lokasi yang sangat strategis. Selain menjaga keamanan, titik ini pasti menjadi pusat interaksi sosial yang hangat antara generasi tua dan pemuda.
Hadirnya tokoh masyarakat seperti Bapak Tedy Anugriyanto di tengah-tengah warga bukan sekadar formalitas, tapi menjadi suntikan semangat yang luar biasa bagi warga Kampung Rengit. Apresiasi langsung dari tokoh setempat biasanya membuat warga merasa kerja kerasnya dalam menjaga keamanan diakui dan dihargai.
“Buang yang sering di panggil Adang menyampaikan,Kehadiran Pak Tedy menegaskan bahwa kegiatan poskamling ini adalah prioritas penting bagi keamanan Desa Wonosobo,khusunya kampung Rengit dusun Krajan baru.Ketika tokoh masyarakat duduk melingkar bersama orang tua dan pemuda, sekat sosial hilang dan rasa kekeluargaan atau “guyub” semakin kuat.Ucapnya.
Melihat antusiasme warga di RT 001 RW 005 tersebut, ada beberapa hal menarik yang biasanya muncul dari kolaborasi “lintas generasi” seperti ini.
Orang tua biasanya lebih paham “peta” kerawanan lingkungan dan karakter warga, sementara pemuda punya energi lebih dan biasanya lebih tangkas dalam penggunaan teknologi seperti koordinasi via ponsel.
Guyub”: Keramaian ini secara tidak langsung mengecilkan niat orang yang ingin berbuat jahat karena merasa diawasi oleh banyak pasang mata.
Semangat untuk bapak-bapak dan pemuda di Kampung Rengit! Semoga lingkungan selalu kondusif dan ibadah puasa tahun ini berjalan lancar.(her)



