
Banten, Sigap88.News – Aliansi Peduli Lingkungan Desa Cilangkahan Kecamatan Malingping mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak untuk meninjau aliran Sungai Cilangkahan, lantaran kondisinya sangat memprihatinkan. Air berwarna hitam pekat, berbau busuk menyengat, dan merusak ekosistem air.

Dikatakan Rudiana, Koordinator Aliansi Peduli Lingkungan Desa Cilangkahan, aliran sungai yang semula bersih dan bisa digunakan oleh warga, kini sudah tidak bisa dimanfaatkan dikarenakan tercemar, diduga terkontaminasi dengan limbah yang berasal dari salah satu perusahaan.
“Pencemaran ini diduga berasal dari limbah pabrik pengolahan aci sagu yang dibuang langsung ke aliran sungai tanpa pengolahan yang layak,” kata Rudiana, Rabu, (19/08/2026).

Diakui Rudiana, pihaknya sudah melaporkan hal ini kepada pihak terkait melalui berbagai cara, yakni, mengirim surat resmi melalui link Lebak Ruhay, email, bahkan langsung mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak.
“Namun sudah kurang lebih satu minggu berlalu, belum ada tanggapan maupun jawaban dari pihak terkait. Padahal kerusakan sungai semakin parah dan warga semakin menderita,” ujarnya.
Atas dasar tersebut, Aliansi Peduli Lingkungan Desa Cilangkahan menuntut Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak dan seluruh instansi terkait untuk segera meninjau langsung ke lokasi, mengambil sampel air, dan memeriksa sumber pencemaran.
Selain itu, ia juga meminta pihak terkait untik memeriksa kelengkapan izin usaha dan dokumen lingkungan pabrik pengolahan aci sagu tersebut, serta segera menghentikan pembuangan limbah tanpa pengolahan ke aliran sungai Cilangkahan.
“Kami juga meminta agar kondisi sungai kembali bersih, tidak berbau, dan aman digunakan warga. Menindak tegas pihak yang melanggar sesuai Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” ucapnya.
Diungkapkan, ketika aspirasi tersebut tidak diindahkan, maka Aliansi Peduli Lingkungan Deaa Cilangkahan juga mengancam akan segera menggelar aksi besar-besaran
“Kami beri peringatan, jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan nyata dari pihak terkait, maka kami seluruh masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Peduli Lingkungan siap menggelar aksi unjuk rasa secara besar-besaran,” pungkasnya. (Red)



