Banyuwangi, sigap88news – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan proyek kolaborasi yang sangat dinantikan oleh warga di perbatasan Kecamatan Bangorejo dan Kecamatan Siliragung. Proyek ini menjadi salah satu bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di pelosok Banyuwangi.

Kehadiran Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya bersama Kasrem 083/Bdj Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso menegaskan komitmen TNI untuk mengawal langsung kualitas dan kecepatan pembangunan.
“Peninjauan tersebut merupakan langkah penting untuk memastikan percepatan infrastruktur di wilayah Banyuwangi Selatan. Pembangunan Jembatan perintis Garuda bukan sekadar proyek fisik, melainkan urat nadi ekonomi baru yang menghubungkan dua kecamatan besar,untuk memastikan spesifikasi bangunan sesuai standar keamanan dan proyek selesai tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan warga.

Jembatan tersebut menjadi penghubung strategis antara Desa Sambirejo Kecamatan Bangorejo dan Desa Seneporejo Kecamatan Siliragung,dan berdampak positif bagi warga Memangkas waktu tempuh warga, terutama pelajar dan pasien yang perlu menuju fasilitas kesehatan antar kecamatan,mempermudah distribusi hasil pertanian dari Bangorejo dan Siliragung ke pasar pusat,mempererat hubungan antarwarga desa yang sebelumnya terpisah oleh kendala geografis sungai.
Sinergi antara pimpinan teritorial seperti Dandim dan Kasrem dalam mengawal proyek infrastruktur ini diharapkan dapat meminimalisir kendala teknis di lapangan melalui koordinasi kewilayahan yang solid.(her)



