Banten, sigap88news – Penolakan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh SMPN 1 Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wanasalam 1, pada Kamis, 5 Maret 2026, menuai sorotan berbagai pihak.

Berdasarkan informasi yang beredar, menu MBG yang dibagikan pada hari itu terdiri dari empat jenis makanan, yaitu satu butir telur, susu steril, kurma, dan roti. Namun, roti yang diterima sekolah sempat dicurigai telah melewati masa kadaluwarsa karena pada kemasannya tidak terdapat label tanggal kadaluwarsa.
Menanggapi hal tersebut, Kepala SMPN 1 Wanasalam, Rois Sovyan, menegaskan bahwa pihak sekolah tidak pernah menolak program MBG. Menurutnya, sekolah hanya mengembalikan roti yang diduga bermasalah untuk diganti dengan yang baru.

“Kami tidak pernah menolak menu MBG. Kami hanya mengembalikan roti yang dicurigai telah lewat tanggal kadaluwarsa, karena tidak ada label masa berlaku pada kemasannya. Roti tersebut kemudian diganti dengan yang baru,” ujar Rois Sovyan, Jum’at (06/03/2026).
Disamping itu, Kepala SMPN 1 Wanasalam juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Terima kasih kepada pemerintah, program MBG sangat membantu siswa-siswi SMPN 1 Wanasalam dalam memenuhi kebutuhan gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan anak,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wanasalam 1, Juliana, merespons kejadian tersebut secara positif. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi agar pelayanan makanan kepada siswa dapat lebih maksimal kedepannya.
“Ini menjadi pengingat bagi kami untuk melakukan evaluasi dan lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang. Kami berkomitmen memberikan pelayanan gizi yang lebih baik sesuai harapan Presiden,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, SMPN 1 Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menolak dan mengembalikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak semestinya. Hal tersebut mengingat demi kesehatan bagi para siswa yang belajar di sekolah itu.
Salah satu guru di SMPN 1 Wanasalam, menjelaskan alasan penolakan dan pengembalian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disuplai dari SPPG Wanasalam 1.
“Alasan kami menolak dan akan mengembalikan MBG untuk hari ini karena salah satunya roti yang tidak layak. Dari segi packing kami curiga roti yang dibagikan itu roti yang sudah kadaluwarsa karena tidak ada label kadaluwarsanya,” kata sumber, Kamis (05/03/2026).
Dengan klarifikasi tersebut, pihak sekolah berharap masyarakat tidak salah memahami kejadian ini, karena tujuan utama dari pengembalian makanan semata-mata untuk memastikan keamanan dan kelayakan konsumsi bagi para siswa. *(Red)



