Ad image

TMMD Ke-129 Fokus Pada Pembangunan Fisik dan Non Fisik di Kecamatan Jrengik

Pemred Sigap88.news
27 Views
3 Min Read
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi Jadi Irup Dalam Upacara Pembukaan TMMD ke - 129 di Pendapa Trunojoyo (sigap88.news/asyari)

Sampang, sigap88news – Pemerintah Kabupaten Sampang bersama TNI resmi membuka program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Rabu (15/07/2026). Program lintas sektoral tersebut menjadi bukti nyata sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Dalam sambutannya, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan apresiasi kepada Kodam V/Brawijaya, Korem 084/Bhaskara Jaya, dan Kodim 0828/Sampang atas kepercayaan menjadikan Kabupaten Sampang sebagai lokasi pelaksanaan TMMD Ke-129. Menurutnya, kehadiran TMMD bukan sekadar membangun sarana fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.

“Program TMMD merupakan bentuk nyata kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan desa. Kami berharap seluruh hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Desa Panyepen dan wilayah sekitarnya untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujar Aba Idi akrab disapa.

Ia menjelaskan, TMMD Ke-129 akan berlangsung mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 dengan berbagai sasaran pembangunan fisik, di antaranya pembangunan jalan rabat beton, pengeboran air bersih, pembangunan tandon air, rehabilitasi Pustu Desa Panyepen, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan sumur bor dan menara tandon.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan beragam kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program tersebut meliputi penyuluhan budidaya kacang hijau, sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pengobatan gratis, penyuluhan bahaya narkoba (P4GN), wawasan kebangsaan, sosialisasi PTSL, pelatihan pengolahan makanan, perpustakaan keliling, pelayanan Posyandu, donor darah hingga pembagian bantuan sembako.

“keberhasilan TMMD sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak, mulai dari TNI, pemerintah daerah hingga masyarakat. “Kami ingin kolaborasi antara Pemkab Sampang dan TNI terus diperkuat. TNI merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir menegaskan bahwa TMMD merupakan program terpadu yang bertujuan mempercepat pembangunan wilayah sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat ketahanan wilayah melalui kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan warga,” ujar Brigjen Kohir.

Melalui pelaksanaan TMMD Ke-129, diharapkan pembangunan di Desa Panyepen berjalan tepat sasaran, memberikan manfaat jangka panjang, serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sampang. (asy)

Share This Article