Ad image

Bupati Sampang Dukung Pemerintah Pusat dalam Eliminasi Kusta

Pemred Sigap88.news
41 Views
3 Min Read
H. Slamet Juanaidi Saat Memberikan Pemaparan di Depan Menteri Kesehatan RI (sigap88.news/prokopim)

Jakarta, sigap88news – Bupati Sampang H Slamet Junaidi menghadiri peringatan hari kusta sedunia di kementerian kesehatan RI. Dalam kesempatan itu Bupati mendukung penuh langkah pemerintah pusat dalam eliminasi kusta.

Bupati Sampang bercerita, beberapa waktu lalu tim kesehatan Sampang menemukan seorang laki-laki yang tinggal sendirian di tengah ladang milik warga. Ketika pertama kali ditemukan, kondisinya sangat memprihatinkan. Dia hanya beralaskan selembar tikar dengan terpal sebagai penutup seadanya. Tidak ada rumah. Tidak ada tempat tinggal yang layak. Kakinya penuh luka, berbau, dan ia hidup dari belas kasihan orang lain.

“Beliau bukan gelandangan. Beliau adalah seorang penderita kusta yang akhirnya harus hidup sendiri karena ditinggalkan oleh keluarganya. Setelah kami telusuri, beliau pernah merantau ke Kalimantan, menikah, dan memiliki anak. Namun ketika menderita kusta dengan kondisi luka yang cukup berat, beliau dipulangkan kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Sampang. Yang menyedihkan , keluarga di kampung halaman tidak bersedia menerimanya kembali,”ungkap aba Idi. Rabu (11/3/2026).

Melihat kondisi tersebut, pemerintah Kabupaten Sampang bersama masyarakat sekitar secara gotong royong membangunkan rumah panggung sederhana di tengah ladang, agar penderita kusta itu memiliki tempat tinggal yang lebih layak.

“Alhamdulillah, setelah mendapatkan pengobatan dan pendampingan dari tenaga kesehatan, kondisi kesehatan beliau berangsur pulih. Cerita ini mengingatkan kita semua bahwa kusta bukan hanya persoalan penyakit, tetapi juga persoalan stigma, kemanusiaan, dan martabat hidup seseorang,”terangnya.

Pada kesempatan ini pria yang akrab disapa aba Idi itu menyampaikan laporan mewakili lima kabupaten / kota prioritas percepatan eliminasi kusta, yaitu Kabupaten Sampang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Brebes, dan Kota Jayapura.

Sebagai tindak lanjut dari High Level Meeting Eliminasi Kusta di Bali Tahun 2025, pemerintah daerah di lima kabupaten/kota prioritas telah melakukan berbagai langkah percepatan dengan melakukan beberapa langkah strategis.

“Yakni memperkuat komitmen kepala daerah, dengan memasukkan program eliminasi kusta dalam kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah. Memperkuat deteksi dini kasus, melalui Active Case Finding di desa prioritas 1 , melakukan pemeriksaan kontak serumah dan kontak erat pasien , dengan melibatkan kader kusta dan kader kesehatan . Skrining kusta pada berbagai kegiatan pelayanan kesehatan seperti CKG ( Cek Kesehatan Gratis ) Posyandu, kunjungan rumah, kegiatan sekolah dan pelayanan kesehatan lainnya,”ujarnya.

Sejak itu pula, Pemkab Sampang melakukan kegiatan skrining mandiri keluarga di desa prioritas, menjamin pengobatan sampai sembuh, dan memastikan setiap pasien mendapatkan terapi MDT secara gratis.

“Yang disertai pendampingan hingga pengobatan tuntas. Pemberian Single Dose Rifampicin (SDR) kepada kontak erat untuk memutus rantai penularan,”pungkasnya. (ari)

Share This Article