JAKARTA, sigap88news – H. Slamet Junaidi Bupati Sampang beserta Kepala Dinas Perhubungan dan jajaran menghadiri undangan resmi dari BPSDMP Kementerian Perhubungan, menjalin kerjasama dengan menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) dan perjanjian kerja sama antara PTDI-STTD dengan Pemkab Sampang dan Rapat Koordinasi Harmonisasi Kebijakan Pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) transportasi mendukung penguatan kerja Pemerintah Daerah di Ballroom Redtop Hotel, Pecenongan, Jakarta Pusat. Selasa (07/04/2026).

Aba Idi akrab Orang Nomor Satu di Sampang ini disapa menyampaikan, bahwa kerjasama ini adalah bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Sampang dalam memenuhi SDM yang berkualitas.
ā Pemkab Sampang menunjukkan bagaimana insan transportasi mampu bergerak secara konsisten dalam kerja nyata demi mewujudkan transportasi maju di Indonesia, khususnya Kabupaten Sampang berbenah menjadi tujuan destinasi wisata dan industri, tentunya sub sektor perhubungan darat berperan penting dalam keselamatan transportasi dari dan menuju Kabupaten Sampang,” paparnya.

Disamping itu kehadiran dirinya dan jajaran ke kementrian terkait sebagai bentuk keseriusan pemerintah Kabupaten Sampang untuk mendapatkan kuota bagi anak-anak Kabupaten Sampang yang ingin bersekolah di Sekolah Tinggi Transportasi Darat.
“Dengan diberikannya kuota oleh kementerian perhubungan, maka orang tua tidak lagi galau atau ragu menyekolahkan anaknya, seperti yang terjadi saat ini, banyak yang menjadi pengangguran setelah tamat kuliah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Kementerian Perhubungan, Captain Wisnu Handoko mengatakan bahwa dirinya memberikan apresiasi terhadap keseriusan Pemerintah Kabupaten Sampang, ia juga mengungkapkan harapannya agar pimpinan daerah yang lain juga melakukan hal yang seperti ini, guna menghasilkan sesuatu untuk landasan kerja bersama sampai beberapa tahun kedepan.
Pada kesempatan tersebut, Wisnu mengatakan bahwa pengusulan formasi pegawai lulusan STTD harus lengkap dengan jabatan fungsionalnya, “kita harus di back up dengan struktur administrasi agar ada landasan yang jelas terkait kebutuhan daerah kepada menpan, dengan adanya MoU ini, kita bisa memprediksi kebutuhan pegawai yang ada di Pemda 5 tahun kedepan, bisa kita petakan,” paparnya
“Kami tidak menutup kemungkinan untuk memberikan short course yang lain, kami terbuka untuk melakukan kerjasama, semoga kedepannya kita lebih intensif lagi menghasilkan kolaborasi untuk terciptanya SDM transportasi yang unggul,” harapnya.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kadis Perhubungan, Reflizal, Plt. Kepala DPMPTSP, Yuricho Efril, Kepala Dinas Perkim Rusdi Hanif, Kepala BKPSDM Syarifuddin. (ong)



