Banten, Sigap88news – Dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun ke tujuh DPW Juru Sembelih Halal (JULEHA) Provinsi Banten kembali menggelar Festival Qurban Banten 2026, sekaligus sebagai rangkaian kegiatan menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut merupakan komitmen DPW JULEHA Indonesia Provinsi Banten dalam memperkuat syiar sembelih halal dan pembinaan SDM di 8 Kabupaten/Kota, dengan meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah qurban di tengah masyarakat.
Sejak dideklarasikan pada tahun 2019, DPW JULEHA Indonesia Provinsi Banten selalu eksis di tengah-tengah masyarakat. Selama perjalanannya, organisasi ini aktif dalam berbagai kegiatan edukasi, pelatihan, pembinaan, dan syiar sembelih halal yang
melibatkan masyarakat luas, DKM masjid, pondok pesantren, komunitas, hingga panitia qurban di berbagai daerah.

Ketua DPW JULEHA Indonesia Provinsi Banten, Syailendra Norman, menyampaikan bahwa Festival Qurban Banten 2026 difokuskan pada
pembinaan masyarakat agar semakin siap dalam pelaksanaan qurban yang sesuai syariat, aman, dan profesional.
“Festival Qurban Banten hadir sebagai ruang edukasi dan pembinaan masyarakat. Fokus
utama tahun ini adalah melatih dan membina masyarakat agar siap menjadi juru sembelih
halal serta memahami penanganan hewan qurban dengan baik saat pelaksanaan Idul Adha nanti,” ujar Syailendra, Senin (11/05/2026).
Syailendra, berpesan kepada seluruh keluarga Juleha Indonesia Provinsi Banten agar ikut berperan aktif turun dalam pelaksanaan qurban di daerahnya masing-masing.
Ditahun ini, DPW Juleha Indonesia Provinsi Banten bersinergi kolaborasi dengan Yayasan Mengetuk Pintu Langit dalam kegiatan qurban peduli yang dilaksanakan pada hari terakhir Idul-Adha di desa Idaman, Kecamatan Patia yang merupakan salah satu wilayah terdampak banjir di Banten selatan.
Kebetulan didaerah itu saat ini sedang berlangsung poses pembangunan musholla siaga bencana.
Pelaksanaan Festival Qurban Banten 2026 dilakukan di 8 kabupaten/kota se-Provinsi
Banten melalui rangkaian pelatihan yang sebagian besar dilaksanakan secara mandiri
oleh masing-masing DPD JULEHA daerah.
“Pondok pesantren, relawan, hingga masyarakat umum yang ingin memahami tata cara penyembelihan halal dan penanganan hewan qurban yang baik dan sesuai syariat, menjadi target peserta,” kata Syailendra.
Sementara itu, Abi Aden, Ketua 2 DPP JULEHA menyampaikan bahwa Festival Qurban Banten bukan hanya berfokus pada pelatihan teknis penyembelihan halal, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi kelembagaan dalam syiar halal di masyarakat.
“Selain mempersiapkan masyarakat yang siap
menjadi JULEHA saat pelaksanaan qurban, kami juga mendorong para pengurus JULEHA baik di tingkat DPW maupun DPD di 8 kabupaten/kota se-Provinsi Banten untuk terus menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga yang berkaitan dengan program syiar halal,” kata Abi Aden.
Dengan kolaborasi yang kuat, maka misi syiar halal dapat semakin masif dan benar-benar terasa manfaatnya di tengah masyarakat. (Red)



