Ad image

Menko Pangan Zulhas Kompak Bersama Petani Gaungkan Yel Yel Pupuk Aman Harga Gabah Bagus

Pemred Sigap88.news
6 Views
3 Min Read
Menko pangan Zulhas bersama para petani

BANYUWANGI, sigap88news – Suasana kompak dan penuh kedekatan terpancar dalam kegiatan ‘Rembuk Tani dan Makan Bersama Petani’ yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Bidang Pangan), yang berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Kamis (14/6/2026).

Selain berdiskusi dan makan bersama, ratusan petani yang hadir tampak sangat bersemangat. Bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Bidang Pangan), Zulkifli Hasan (Zulhas), mereka kompak menggaungkan yel-yel, “Pupuk Aman, Gabah Bagus, Terima Kasih Pak Presiden Prabowo!”.

Dalam diskusi tersebut, hubungan antara Menko Bidang Pangan, Zulhas, dan para petani terlihat menyatu tanpa sekat. Zulhas dengan gaya membumi mengajak para petani untuk terus menjaga kekompakan dengan para pemimpin bangsa demi mewujudkan Indonesia yang makmur dan petani sejahtera.

Di sela acara, Zulhas juga melakukan penyerahan secara simbolis bantuan 2 ton pupuk non-subsidi kepada Ketua Poktan Sumber Urip, Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari, Moch. Sayidi.

“Saya diminta Presiden untuk ngecek harga gabah bagaimana. Tadi saudara-saudara udah denger sendiri gabah bagus, di atas Rp6.500. Saya diminta ngecek pupuk gimana, Alhamdulillah pupuk lancar, harga dapat diskon 20 persen. Saya ngecek juga irigasi gimana, irigasi juga bagus,” ujar Zulhas.

Dalam kunjungan kerja ini, Menko Bidang Pangan didampingi langsung oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dr. Ir. Daconi Khotob, MM. Turut hadir pula Wakil Bupati Banyuwangi, Ir H Mujiono, M Si, beserta jajaran SKPD terkait, perwakilan kepala desa, unsur TNI-Polri, serta ratusan petani setempat.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dr. Ir. Daconi Khotob, MM menyampaikan bahwa distribusi pupuk subsidi di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Banyuwangi, berjalan sangat lancar. Kondisi positif ini diharapkan mampu menjadi pendorong utama terwujudnya ketahanan pangan nasional.

“Bahkan penebusan untuk Jatim ini hampir 50 persen dari alokasi 2 juta ton. Termasuk Banyuwangi di dalamnya itu juga sudah 50 persen. Jadi ini menunjukkan kelancaran penyaluran, kemudian juga daya beli petani cukup baik, sehingga kita doakan semoga hasil panen tahun ini jauh meningkat untuk ketahanan pangan, hortikultura, dan juga pertanian,” jelas Daconi.

Sementara itu, Ketua Poktan Sumber Urip, Moch. Sayidi, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Termasuk atas kelancaran distribusi pupuk bersubsidi sehingga tidak ada lagi kelangkaan di lapangan. Dia juga mengucap syukur atas harga gabah petani yang semakin tinggi dan menguntungkan.

Sayidi mengaku sangat senang dengan adanya kebijakan penurunan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen yang meringankan beban produksi mereka.

“Sekarang ini kan sudah diturunkan 20 persen. Yang dulunya itu Rp90.000 sampai Rp95.000, sekarang sudah Rp90.000 untuk Urea. Kalau untuk NPK Rp92.000, juga sudah turun 20 persen. Sekarang ini yang penting bagi petaninya itu pupuk tersedia, terus harga gabah bagus,” beber Sayidi. (*)

TAGGED:
Share This Article