Ad image

Pegiat Sosial Soroti Pembangunan Batching Plant di Areal Persawahan, Bisa Rugikan Petani

Pemred Sigap88.news
16 Views
2 Min Read
Poto : lokasi yang diduga untuk pembangunan batching plan

Banten, Sigap88.News – Keberadaan bangunan yang berlokasi di sekitar areal persawahan di jalan baru Desa Rahong, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, menuai kritik dari pegiat sosial dan warga setempat. Kuat dugaan bangunan itu diperuntukkan bagi keperluan batching plan, sehingga sangat dikhawatirkan bagi keberlangsungan para petani.

Pembangunan batching plan di lahan yang masih berupa area pertanian produktif ini menjadi perhatian serius. Sebab di lahan yang berstatus area pertanian tidak boleh membangun sembarangan, mengingat dampak yang timbul akan berpengaruh pada produktivitas para petani.

Bucek, pegiat sosial kemasyarakatan di Lebak menyoroti adanya pembangunan Batching Plant di areal persawahan tersebut.

“Plant itu kan di areal sawah, perlu diketahui dulu status lahan pertaniannya, apakah Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD), apakah Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) atau bagaimana? Masuk wilayah tata ruang apa, nanti akan berdampak pada perijinannya. Itu tidak sembarangan dan tidak cukup hanya dengan ijin lingkungan,” kata Bucek, Rabu (01/07/2026).

Selain itu, Bucek juga menyayangkan jika di areal persawahan diijinkan ada Batching Plant, karena dikhawatirkan akan mempengaruhi terhadap tanaman padi.

“Sekalipun jika nanti dari status lahan pertanian persawahan tidak bermasalah, tetap karena di sekitaran plant tersebut areal persawahan produktif, kita khawatirkan akan menggangu terhadap tanaman padi, karena debu dari Batching Plant itu pasti banyak ketika berjalan produksi. Untuk itu pihak-pihak terkait, diharap segera menindaklanjutinya,” tutur Bucek.

Sementara, Korwil Dinas Pertanian Kecamatan Malingping, Nandar, ketika dikonfirmasi sehari sebelumnya, mengaku belum mengetahui status areal persawahan yang dipakai pembangunan Batching Plant tersebut.

“Oh areal persawahan yang di situ ya, nanti kita cek dulu dan tanyakan. Kita belum dapat pastikan statusnya apa, nanti kami kabari,” singkatnya, pada Selasa (30/06/2026).

Dari pantauan media, pengerjaan pembangunan yang disebut-sebut Batching Plant itu sudah dilakukan beberapa hari, namun belum terkonfirmasi pemilik dari Batching Plant tersebut. (Red)

TAGGED:
Share This Article