Ad image

7 Hari Dalam Pencarian, Dua Korban Alkhoziny asal Bangkalan Dimakamkan

Pemred Sigap88.news
24 Views
2 Min Read

Bangkalan, sigap88news – Setelah tujuh hari proses evakuasi korban, insiden ambruknya musola Ponpes Alkhoziny Buduran Kabupaten Sidoarjo. Ada dua santri asal Kabupaten Bangkalan, ditemukan meninggal dunia dan jasadnya dibawa pulang kerumah duka untuk dikebumikan, pada Minggu (5/10).

Korban itu, Nuruddin (14) asal Desa Karangayam, Kecamatan Blega, Bangkalan, dan Ahmad Rijalul Hag (16) yang juga dimakamkan di Desa Kemoning Kecamatan Tragah, Bangkalan.

Kedua almarhum tersebut merupakan salah satu santri yang sedang menuntut ilmu di Ponpes Alkhoziny, yang Jasatnya dibawah ke rumah duka usai ditemukan di bawah reruntuhan beton musola yang ambruk. Kalaksa BPBD Bangkalan, Mzainol Qomar menyampaikan, adanya informasi adanya korban meninggal dunia asal Bangkalan diketahui melalui BPBD Jatim.

“Kami dihubungi dari BPBD Jatim sekitar pukul 17:35 WIB,” Terangnya, Minggu (5/10).

Menurutnya, BPBD Bangkalan, juga mengawal perjalanan pulang korban, setelah identitasnya di indentifikasi oleh pihak Rumah sakit Bhayangkara Surabaya. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Kecamatan Blega Bangkalan.

“Setibanya di Rumah duka, ada ratusan warga dan keluarga korban cukup histeris. Namun, setelah disolatkan jenazah langsung dikebumikan,” paparnya.

Qomar juga menambahkan, santri yang dikebumikan di wilayah Bangkalan, pada saat ini bukan hanya 1 orang. Diwaktu yang hampir bersamaan satu korban juga dikebumikan di Kecamatan Trageh Bangkalan.

“Kami menerima informasi dari BPBD Jatim, jumlahnya ada dua santri yang dimakamkan di wilayah Bangkalan,” tutupnya. (mam)

Share This Article