Banyuwangi, sigap88news – Momen perpisahan KKN memang selalu penuh haru sekaligus hangat, apalagi ditutup dengan tradisi potong tumpeng. Ini bukan sekadar makan bersama, tapi simbol rasa syukur dan pengukuhan ikatan antara mahasiswa Unair dengan warga Desa Kradenan.

Setelah menjalankan berbagai program kerja selama masa pengabdian, mahasiswa KKN Universitas Airlangga (Unair) BPK7resmi berpamitan kepada jajaran Pemerintah Desa dan masyarakat Kradenan.
Acara inti ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh perwakilan mahasiswa yang diserahkan kepada Kepala Desa Kradenan. Tradisi ini melambangkan:

Atas kelancaran seluruh program kerja yang telah dilaksanakan. Ucapan terima kasih mahasiswa atas bimbingan dan keramahan warga desa.
Harapan agar hubungan baik antara akademisi dan desa tetap terjaga meski masa KKN telah usai.
Selama di Kradenan, mahasiswa tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga belajar banyak tentang kearifan lokal dan semangat gotong royong warga, termasuk kegiatan kerja bakti lingkungan yang sempat dilakukan bersama.
“Datang sebagai orang asing, pulang membawa keluarga baru.” Terima kasih Desa Kradenan, sukses selalu untuk rekan-rekan mahasiswa Unair itulah ungkapan salah satu mahasiswa .(her)



