Sampang, sigap88news – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi melakukan kunjungan langsung ke sejumlah rumah warga di wilayah Kecamatan Pangarengan, Selasa (14/07).

Untuk meninjau kondisi anak yang mengalami gizi buruk sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga kurang mampu atau duafa. Kunjungan ini merupakan bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam penanganan masalah kesehatan dan kemiskinan.
Dalam kunjungannya, Aba Idi Sapaan Akrabnya menyempatkan waktu duduk bersama keluarga, memeriksa kondisi kesehatan anak secara langsung, serta mendengarkan kendala yang dihadapi orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari. Ia juga memberikan arahan kepada petugas kesehatan setempat agar melakukan pemantauan rutin dan memberikan pendampingan gizi secara berkelanjutan hingga kondisi anak pulih sepenuhnya.

“Kita tidak boleh membiarkan ada anak yang mengalami gizi buruk di daerah kita. Ini tanggung jawab kita bersama. Pemerintah akan memberikan dukungan penuh, namun peran keluarga dan lingkungan sekitar juga sangat penting,” ujarnya.
Orang Nomor Satu di Sampang ini juga mengingatkan, bahwa penanganan gizi buruk tidak hanya berfokus pada pengobatan, melainkan juga pemenuhan asupan gizi yang tepat serta pendidikan pola makan sehat bagi keluarga.
Pada kesempatan yang sama, Bupati turut menyerahkan paket bantuan berupa bahan pangan bergizi, susu, perlengkapan kebutuhan bayi dan anak, serta bantuan sosial kepada puluhan keluarga duafa yang kurang mampu di wilayah tersebut.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan KB Sampang dr. Dwi Herlinda Lusi Harini menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan program pemulihan gizi yang terintegrasi dengan dukungan dari Puskesmas dan posyandu di setiap desa. Langkah ini bertujuan untuk mencegah terulangnya kasus serupa sekaligus mendeteksi dini masalah gizi pada balita.
Orang tua yang dikunjungi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Kami sangat terbantu, berharap anak kami bisa segera pulih dan tumbuh sehat,” ungkap salah satu orang tua.
Ke depannya, Pemerintah Kabupaten berkomitmen untuk terus memperkuat program penanganan gizi masyarakat serta perlindungan bagi keluarga kurang mampu, agar kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat dapat terwujud dengan lebih baik. (fie)



