BANYUWANGI, sigap88news – Akses jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Wonosobo dan Desa Parijatah Wetan, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, kondisinya rusak parah. Ironisnya, kerusakan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun ini terkesan luput dari perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) Banyuwangi.

Jalan yang dikenal sebagai jalur Watu Gong—tembusan dari Dusun Plembang menuju Parijatah Wetan—tersebut merupakan urat nadi perekonomian dan aktivitas sehari-hari warga setempat. Namun, alih-alih mendapatkan perbaikan, kondisinya justru kian memprihatinkan.
Menurut penuturan Kuncoro, warga setempat, kekecewaan masyarakat kini berada di titik puncak. Mereka merasa dianaktirikan karena jalur alternatif yang sangat vital ini sama sekali tidak tersentuh program pengaspalan atau perawatan dari dinas terkait.

”Kami seperti diabaikan. Kerusakan ini bukan baru satu atau dua bulan, tapi sudah bertahun-tahun. Kami hanya meminta keadilan agar Pemerintah Daerah Banyuwangi tidak tutup mata dengan kondisi di lapangan,” ujar Kuncoro salah seorang warga setempat Sabtu (4/7/2026).
Kondisi jalur ini kian mencekam saat musim hujan tiba. Titik paling parah berada di area tikungan pertigaan Plembang. Luapan air dan lumpur kerap menggenangi jalan hingga menyerupai kubangan, membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak bisa melintas. Akibatnya, aktivitas mobilitas warga lumpuh total dan terpaksa memutar mencari jalur lain yang lebih jauh.
Rasa frustrasi warga memicu pertanyaan sarkas terhadap respons cepat pemerintah yang belakangan ini dinilai hanya bergerak jika sebuah kasus menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
”Apakah setiap keluhan masyarakat bawah seperti kami ini harus diviralkan dulu di media sosial baru ada respons cepat? Kami berharap bupati dan dinas pekerjaan umum segera turun tangan sebelum ada korban jiwa akibat kecelakaan di jalur ini,” tegas warga dengan nada kecewa.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat setempat masih menaruh harapan besar agar Pemkab Banyuwangi segera mengalokasikan anggaran perbaikan untuk jalur Watu Gong – Plembang tersebut. Warga mengancam, jika tetap tidak ada respons, mereka akan mengambil langkah mandiri untuk menarik perhatian publik secara lebih luas. (Red)



